Air Mata Ibu


“Dulu, aku selalu merindaku mu,aku selalu ingin menyapa mu,dan aku selalu ingin menggendongmu serta merawat mu samapi kamu dewasa nak”

Ya, itu adalah harapan semua orang tua yang ingin sekali mempunyai momongan. Meskipun rasanya sakit,lelah,bahkan harus bertaruh nyawa demi sang anak tapi mereka tak sedikit pun mengeluh.

Mereka selalu berdoa bahkan mereka rela pergi ke sana ke mari untuk berobat agar mereka cepat di beri keturunan. Betapa sulitnya mereka saat itu,betapa besar harapan mereka.

Setelah semua tercapai
Setelah mereka di beri keturunan
Mereka merawatmu dengan penuh kasih sayang
Mereka membesarkan mu dengan tulus

Tapi, apa yang kamu telah berikan kepada mereka??
Apa yang telah kamu perbuat untuk mereka?
Hadiah mahal apa yang telah kamu berikan untuk mereka?

Jangankan hadiah,kasih sayang yang tulus dari kamu untuk mereka, apa kamu telah kasih?
Tidak! Kamu tidak pernah kasih sayang tulus mu itu untuk mereka
Sayang mu itu hanya sesaat
Sesaat setelah kamu menyakitinya

“Apa kamu sadar kalau kamu selalu membohongi mereka?”

Ya kamu sadar, sadar banget tapi sayangnya kamu pura-pura tidak menyadari hal itu.

Tapi,batin orang tua tidak bisa di bohongi. Meskipun kamu selalu membohongi mereka tapi mereka selalu sadar akan hal itu terutama dia yang telah melahirkan mu yaitu ibu mu

Setiap kamu membohonginya
Setiap kamu melukainya
Dan setiap kamu lebih membela pasangan mu di bandingkan ibumu
Sadarlah,, bahwa saat itulah air mata ibu mu membasahi pipinya

Air mata suci, yang seharusnya keluar dari ke 2 mata ibu itu untuk keberhasilan mu,
Untuk kamu yang sayang dengan ibu
Bukan untuk menangisi kenakalan mu saja.

Ibu hanya bisa diam melihat anaknya yang membohonginya
Ibu hanya bisa menasehati kamu yang telah melukai hatinya
Ibu hanya bisa berdoa dan berharap ke pada Tuhan, agar Tuhan selalu menjaga mu dan menyayangi mu.

“Apa kamu masih tidak sadar akan hal itu? Apa kamu masih ingin menyakitinya lagi? Apa kamu ingin melihat dia menangis hanya karna kenakalan mu saja”

Coba renungkanlah!

Sayangi orang tua mu dengan tulus, hormatilah mereka,hargailah mereka,doa kan lah mereka dan buatlah mereka selalu tersenyum. Karna hanya itu yang mereka ingin dari seorang anak.

Iklan