Berawal Dari Sebuah Permusuhan


Namaku nita, aku adalah seorang anak perempuan yang mempunyai sifat manja,jutek dan selalu mencari perhatian banyak orang alias CAPER. Sekitar tahun 2007 aku lulus Sd dan sekitar bulan Juni aku menduduki bangku SMP. Aku memilih SMP 18 karna teman-teman SD ku banyak yang memilih melanjutkan disana, ketika kami lulus tes dan keesokan harinya kami datang lagi ke smp tersebut dengan pakaian putih merah, ternyata hari itu adalah hari pembagian kelas. dari sekian banyak teman sd ku tak ada yang sekelas denganku.aku pun masuk ke kelas 7.9 dan memilih tempat duduk di pojok no 2 dari depan. orang pertama yang aku kenal yaitu Desty tapi aku tak suka sifat dia yang egois dan sok cantik. keesokan harinyaa aku dan yang lain mengikuti MOS “msa orientasi siswa” selama 3 hari, dari situlah aku berkenalan dengan Silva,Ayu,Nani,Mita,Fatah,dll. setelah Mos selesai, aku bertemu dengan Desma teman sekelasku dia terlihat tomboy,cuek da jutek. asli disitu aku sebel banget sama dia yg sok berkuasa tapi lama kelamaan aku justru menyukainya dan bersahabt dengannya, bahkan aku sebangku dengannya.

hampir setengah tahun aku bersekolah disana ada genk yang paling aku benci dan denger2 itu adalah gen “gazebo” sumpah alay banget itu nama. genk itu terdiri dari putri si kepala suku, rini, suci,ikha,bella, ya mereka adalah penguasa di kelasku. mereka memang cantik2 tapi yg otaknya mendingan ya cuman rini dan suci, mereka deket banget sama temen2 cowok di kelas bikin aku iri aja -_- .ketika sehabis UAS guru IPs aku memberi kami tugas yaitu menyelesaikan semua lks dan aku pun langsung mengerjakannya. 2 hari setelah itu,aku datang agak pagi ke sekolah dan ternyata di kelas udah ada si putri, tiba2 dia mendekatiku dan meminjam buku lks aku, dengan sangat polosnya aku memberikan buku aku itu dan ternyata dia menyontek buku ku. aku cerita dengan desma dan desma menasehatiku. dan dari situ kami sering berantem, adu bacot, sindir-sindiran bahkan ngomongin mereka dari belakang. seminggu setelah itu akhirnya pembagian raportpun tiba, aku tak menyangka ternyata aku masuk peringkat 10 besar. aku senang dan langsung mengucap syukur.

Ketika masuk tahun ajaran baru, aku mendapat kleas 8.9 dan aku terpilih menjadi wakil ketua kelas. aku senang tapi sedikit kecewa karna aku mendapatkan kelas yang terdiri dari anak2 bandel dan lagi2 aku sekelas dengan si putri itu. tapi yasudahlah aku hanya bisa terima kenyataan saja -_- .lama kelamaan aku bosan berantam terus dan akhirnya tampa disengaja aku dan desma berteman dekat sama putri bahakn aku juga mencomblangi putri dengan ryan teman sekelasku juga. cerita di kelas 8 memang biasa asaja ga ada yg menarik bagiku. tapi disaat menduduki bangku kls 9 aku seneng banget karna suci dan rini tiba2 duduk dibelakangku,kami sering belajar bersama dan bermain bersama. tapi si putri dan ikha jutek banget neliat kedekatan kami, tapi aku dan desma menghiraukan akan hal itu.

Ternyata tak kelas 7 saja aku berantam sama putri, kls 9 juga aku benci sama putri dan ikha karna sifat dia dan aku juga sebel banget sama rini karna sifatnya yang jutek abis itu. tapi tak ada seminngu, perasaan itu hilang kami pun sadar kalau menjadi musuh tak ada gunanya dan dari situ kami semakin dekat dan kami merasa menjadi seorang sahabat, meskipun sering berantem gak jelas gitu. dan saat perpisahan kami tak kuasa menahan air mata ini, begitu banyak kesalahan yg aku lakukan sama mereka dan yglain tp begitu bnayak jg kebahagiaan di sana.tapi aku harus kuat, aku dan mereka tetap bersahaabat mespi kami telah berpisah dan tak 1 sekolah lagi.

Tahun 2010, kami masuk kls 10. disinilah kami berpisah, dimana desma bersekolah di cikarang tapi kami masih sering kumpul dengan yang lainnya. dan tiba2 ketika tahun 2011 suci memberi tahu aku kalau dia mau pindah ke salatiga, sumpah disitu aku nyesek dan ga tau harus bilang apa. aku gamau kehlangan dia tapu aku jg ga bisa melarang dia.keesokan harinya aku mendatangi sekolah lama dia, tak kuasa aku pun memulaknya dengan erat dan air mata yg terus berlinang, aku mencoba tegar dan tersenyum tapi dia tetap saja diam, ya aku tahu pasti berat untuknya meninggalkan kami tapi meskipun dia sudah pindah, dia masih tetap sahabat kami karna sahabt tak memandang jarak ataupun yg lain.

setahun telah berlalu, kami memasuki kls 9 dan disaat liburan suci datang ke beasi menemui kami, kami pun ga mau menyianyiakan hal itu tapi sayangnya ketika kami kumpul, desma dan ppputri tidak ikut, entah karna apa. itulah yg membuat kami kecewa dengannya. dan 2 hari setelah itu, suci pulang ke salatiga dan dia memberikan kenang2an kepadaku yang sampai skrng masih aku simpan. sebulan kemudian aji sahabtku menyatakan perasaannya yg selama dari kls 7 sampai sekarang dia pendam kepadaku. dengan kaget dan tidak percaya akan hal itu, aku mencoba pura2 tak mengerti maksudnya tapi keesokan harinya aku pun menerima dia tapi sayang hubungan kami hanya beberapa hari karna ternyata rsa sayang aku ke dia itu hanya sebatas sahabat. tapi aji sama sekali tak marah padaku, tapi jujur disitu aku merasa bersalah sama aji dan seminngu aku tak membalas sms dia dan mengangkat tlp dia, dari situlah aji marah dan aku mencoba menjelaskannnya.

ya, sifat aji yg dewasa tulah yg membuat aku senang padanya. dia tak peduli dengan rasa kecewa dia yg dipedulikan hanya silaturahmi antara kami. aku pun merasa bangga mempunyai sahabt seperti dia, dan samapai sekarang aku juga sering kengen sama dia dan yg lain. ok, disaat liburan aku,rini,desma,handy,aji,rohidin,susanto,anto berkumpul dan menceritakan masa2 di smp, aku seneng sama mereka karna sifatnya tak ad ayg berubah meskipunpenampilan berubah. hehe
hari ini juga aku abis kumpul lagi bareng mereka, tapi aku bingung kenapa setiap ada acara kumpul bareng yg dateng ya mereka lg mereka lg? tapi giliran ga kumpul pada nanya kapan kumpul, ngebetein banget kan??? tapi yasudahlah yang penting ada mereka. aku menyayangi mereka dengan tulus meskipun ada diantara mereka yg pernah menjadi musuhku tapi aku tak peduli akan hal itu.

ada 1 yg tak pernah aku lupakan dari ucapan suci yaitu “meskipun kita jauh,meskipun kita berbeda, dan meskipun kita yg dulu bukan kita yg sekarang tapi sampai kapanpun kalian akan tetap jadi sahabat terbaikku” dan etika aku marah dengan mereka,ucapan itttulah yg membuat aku sadar kalau mereka sahabt terbaikku dan sebaliknya. 🙂

dan buat kalian yg membaca cerita ini, pesanku yaitu sayangilah sahabtmu itu meskipun bnayk ekkurangan dari mereka tapi merekalah sahabtmu, mereka adalah bagian dari keluargamu dan kesuksesanmu sebab mereka yg setia ada disampingmu baik kamu senang ataupun duka selain keluargamu. elain itu jangan bermusuhan dengan siapapun ya, kalau gak suka ya bilang aja gak suka. amasalah dia terima atau gak itu hal biasa yg penting jujur dan tidak mengucapkan kata2 kasar. ok guys terimakasih 🙂